Anakku Perempuan…

Anak ku perempuan…….,

Aku sayang pada kalian walaupun apa yang terjadi…., bagiku kalian adalah jiwaku yang membuat aku tetap hidup…. Mengandung,melahirkan dan merawat kalian adalah  penghargaan tertinggi yang pernah aku dapatkan. Aku tidak pernah menyesali kehadiran kalian di hidup ku…tidak sedikit pun. Kalian adalah duniaku dan dunia ku adalah kalian…

Dunia tempat nanti kalian berpijak tanpa ku memang terkadang tidak adil…

Jalan yang aku tempuh untuk mempertahankan kalian adalah jalan yang teramat sulit untuk aku tempuh….hujatan dan ejekkan selalu mengiringi hembusan nafas pertama kalian… Perempuan lagi…perempuan lagi….selalu itu yang terdengar bukan doa…..ataupun ucapan Alhamdulillah….  Aku sangat bersyukur pada saat itu kalian belum diberi kemampuan untuk mendengar,mengingat dan mengerti secara sempurna…. biarkan aku saja yang melakukan itu untuk kalian…

Seiring dengan banyaknya kelahiran yang semuanya laki-laki menghiasi pohon keluarga bapak kalian…seiring itu juga kata-kata yang tidak pantas kalian dengar mengalun dengan tajamnya di telinga …. Aku hanya berharap kalian tidak mendengarnya,tidak untuk sepatah kata pun. Biarkan saja mereka bernyanyi dengan kegembiraan untuk mereka sendiri, karena untuk kalian ….aku akan selalu punya nyanyian yang lebih indah.

“Anak perempuan adalah cucu luar…” atau “Anak perempuan adalah percuma karena bila sudah besar akan dibawa orang…” atau “Anak perempuan yang bejumlah tiga adalah GOTONG MAYIT” atau “Anak perempuan tidak bisa membantu orantuanya..” atau “Anak perempuan manja… ” atau “Anak perempuan hanya bisa ngerepotin…” atau “Anak perempuan itu bikin susah….” atau “Anak perempuan biayanya mahal…” atau “Anak perempuan lebih susah menjaganya…” atau “Anak perempuan hanya bisa senang – senang aja…” atau  “Anak perempuan sukanya genit-genitan aja… ” atau “Anak perempuan gak  bisa ngewakilin bapaknya dalam hal apa aja…”    Anak perempuan …..anak perempuan……anak perempuan…..inilah….itulah…….. Tidak pernah habisnya kata-kata yang keluar dari mulut kalian untuk menyakiti 3 anak perempuan ku.

Aku sudah dikeluarkan…..dan aku juga akan memilih jalan itu, jika kalian tawarkan…  Aku tidak perlu status diakui begitu pula dengan 3 anak perempuan ku. Aku juga tidak perlu bayang-bayang kalian dalam mengisi lembar hidup 3 anak perempuan ku. Aku percaya…aku pasti bisa menuntun mereka. Aku percaya Sang Pemberi Hidup membawakan 3 anak perempuanku berkah yang tak ternilai. Aku percaya Sang Pemberi Hidup telah menuliskan jalan yang benar-benar terbaik untuk 3 anak perempuan ku.Aku percaya 3 anak perempuan ku adalah penggalan hiasan surga yang di anugrahkan untuk hidup ku….

Anak ku perempuan…….,

Janganlah pernah menyesali segala yang sudah tertulis….biarkan saja terlewati tanpa harus terulang …… anggaplah semua itu tuntunan dari Sang Pemberi Hidup agar kalian bisa lebih kuat dalam menjalani “JALAN” yang telah DIA tuliskan untuk kalian…. Menghadaplah ke depan dan berjalanlah dengan lurus…bila nanti kalian menemui persimpangan……Sang Pemberi Hidup,Ibu dan Bapak akan selalu ADA untuk kalian……

Sayangku untuk kalian bertiga…. Alieffatina Kinanti , Naura Kinanti dan Kinara Kinanti

 


 


 

 


2 Komentar (+add yours?)

  1. widya
    Okt 30, 2010 @ 08:10:24

    Terharu baca kisah ini, sekaligus salut……

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS anak ku perempuan

  • JATUH CINTA kembali kepadamu 26 Oktober 2012
    Kamu… ya…kamu…., kamu yang selalu mematahkan hatiku berkali – kali…. dan kamu juga yang selalu membuat aku jatuh cinta kembali … Sesuatu yang membuatku selalu jatuh cinta kembali kepadamu itu adalah kelebihan mu, yang memang Tuhan ciptakan hanya kepadamu…, yang memang Tuhan ciptakan hanya untukmu…, Bukan kata – kata maaf, atau mawar merah hati, atau […] […]
    nitahapsari
  • CINTAku kepada mu itu CINTA yang rumit 26 Oktober 2012
    Aku  tak pernah mengerti, Sampai saat ini pun aku tetap tak mengerti… Kenapa cinta yang aku punya untuk mu bisa serumit ini Bikin tiap hari makan hati… Mungkin karena inilah Albert Einstein lebih memilih rumus E=mc2, Dibandingkan mencari rumus cinta yang tak jelas… Atau mungkin karena ini juga Charles Darwin lebih memilih teori evolusi, Dari […]
    nitahapsari
  • ” A.K.E.A.D “ 23 Desember 2010
    Kau bilang aku gila…saat kau tahu hatiku, Kau bilang aku sinting…saat kau tahu rasaku, Aku juga bisa bilang kau gila…segila aku, Aku juga bisa bilang kau sinting…sesinting aku, Kalau aku gila…lalu kau apa? Kalau aku sinting…lalu kau apa? Bukankah kau dan aku sama? Sama-sama punya hati, sama-sama punya rasa… Hati ini punyaku…jadi jangan kau ganggu. […] […]
    nitahapsari
  • Ada apa dengan “HARUS”…? 4 Desember 2010
    Ada apa dengan “HARUS”… Mengapa  kau tanyakan tentang “HARUS”…, Mengapa kau mempersulit kata “HARUS”…, Pertanyaan yang tak layak untuk ditanyakan…, Kesulitan yang tak pantas untuk di jawab…, Tak sadar kah diri mu…, Bahwa “HARUS” ada dalam diri mu… Bagian dari hidup mu… Bagian dari keimanan mu… Tak sadar kah diri mu…, Ketika kau menjadi anak, […] […]
    nitahapsari
  • Aku ingin menjadi SETAN mu… 24 November 2010
    Dengarkanlah suara hati ku yang tak tersurat tapi tersirat untuk mu… Mungkin sedikit menyakitkan tetapi benar adanya…, Aku ingin berhenti……benar-benar berhenti ! Berhenti menjadi PERI BAIK HATImu…! Peri baik hati yang selalu ada untuk mu…, Peri baik hati yang selalu tersenyum  kepada mu…, Peri baik hati yang selalu memeluk dalam keterpurukan mu…, Peri baik h […]
    nitahapsari
  • Karena Kau bukan Aku… 22 November 2010
    Lelah ku bukanlah lelah mu… Lara ku juga bukan lara mu… Asa ku bukanlah asa mu… Bahagia ku juga bukan bahagia mu… Mengapa harus aku yang berdiri menghadang badai, Mengapa harus aku yang menjulang menantang langit, Mengapa harus aku yang terpancang melawan angin, Mengapa juga harus aku yang terikat menahan mu… Dimana kau… saat aku […]
    nitahapsari
  • Biar CINTA dalam WAKTU… 3 November 2010
    Demi siang yang cemerlang  dan malam yang menghitam, Sungguh…… aku selalu terpesona dengan diri mu… Dari waktu yang terlampaui hingga masa yang akan terlewati, Sungguh…… kau selalu mempesona… Tapi… ketika mimpi tak lagi berjalan bersisian dengan kenyataan, Biar CINTA dalam waktu saja yang membuktikan bahwa mimpi tentangmu selalu indah… Biar… Biar cinta dalam […]
    nitahapsari
  • Doa sehari seorang ibu … 2 November 2010
    Ketika melihat mu sedang berdoa , ku hanya tersenyum … Ku pastikan kau berdoa dengan doa yang sama … Doa yang selalu mengiringi hari dengan indahnya … Doa sehari seorang ibu … Tuhan , ku mohon pada Mu … Jadikanlah hari ini hari yang terbaik untuk suami dan anak-anak ku … Lancarkanlah segala urusan yang […]
    nitahapsari
  • Gerimis di wajah mu… 1 November 2010
    Mendung datang lagi … ku mulai bersiap tuk hujan , Hujan tak jadi datang … gerimis yang bertandang , Saat gerimis bertandang … ku bahagia , ku bahagia … karna mengingat mu … Saat gerimis yang lalu , kau ajari aku untuk  merasakan … Datang lah kepada ku dan genggam jemari ku , Pejamkan matamu […]
    nitahapsari
  • Diam itu……. 30 Oktober 2010
    Diam…… Diam itu emas… Emas itu kuning… Kuning itu TAI… TAI itu bau… Bau itu gak enak… Gak enak itu rasa… Rasa itu hati… Hati itu kasih… Kasih itu sayang… Sayang itu Cinta… Cinta itu egois… Egois itu bikin marah… Bikin marah itu KAMU… Kamu itu nyebelin… Jadi…. DIAM itu…..nyebelin !!!!!
    nitahapsari

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan Nitahapsari's BLOG dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: